Home / Liga Champions News / Lini Depan AS Monaco Diuji Lini belakang Juventus
as monaco

Lini Depan AS Monaco Diuji Lini belakang Juventus

Laga AS Monaco melawan Juventus akan jadi duel antara tim dengan produktivitas tinggi dan tim dengan pertahanan kukuh. Siapa yang akan unggul?Monaco dan Juve akan bertemu di babak semifinal Liga Champions. Leg pertama akan digelar di Stade Louis II, Kamis (4/5/2017) dinihari WIB.

Dua musim lalu, Monaco dan Juve bertemu di babak perempatfinal Liga Champions. Kala itu, Juve sukses menyingkirkan Monaco dengan keunggulan agregat 1-0.

Tapi Monaco musim ini sudah jauh berbeda. Tim arahan Leonardo Jardim itu menjadi salah satu tim dengan lini serang yang menakutkan. Di fase knockout saja, Kyliann Mbappe dkk. sudah mencetak 12 gol dalam empat pertandingan.

Lini belakang Juve akan jadi ujian berat bagi Monaco. Setelah memandulkan Barcelona di babak perempatfinal, Juve tercatat sudah melewati 531 menit, atau sekitar 9 jam, tanpa kebobolan.

Berikut adalah data dan fakta dari duel antara Monaco dan Juve seperti dikutip dari Opta:

– Ini adalah kali kedua kalinya kedua tim bertemu di semifinal Liga Champions; Juventus lolos ke final dengan keunggulan agregat 6-4 19 tahun lalu sebelum kalah dari Real Madrid di final (1997/98).

– Monaco sudah lolos ke semifinal Liga Champions untuk keempat kalinya setelah 1993/94, 1997/98, dan 2003/04. Tidak ada tim Prancis lainnya yang lolos ke empat besar lebih dari satu kali.

– Setelah gagal mencapai semifinal Liga Champions mulai 2003/04 sampai 2013/14, Juventus sekarang sudah lolos ke semifinal untuk kali kedua dalam tiga musim (setelah 2014/15).

– Juventus, bersama Real Madrid, adalah tim yang belum terkalahkan di Liga Champions musim ini (W7 D3) dan tidak kebobolan selama 531 menit, laju terlama di kompetisi saat ini.

– Monaco memenangi 71% dari laga kandangnya di Liga Champions (22 kemenangan dari 31 pertandingan). Di antara klub-klub yang menjalani paling tidak 30 laga kandang, hanya Real Madrid (76,5%), Barcelona (72,1%), dan Bayern Munich (71,3%) yang punya rasio kemenangan lebih baik.

– Monaco mencetak tiga gol di tiap pertandingan di fase knockout Liga Champions musim ini. Faktanya, mereka adalah tim pertama dalam sejarah kompetisi yang mencetak paling tidak tiga gol dalam empat laga di fase gugur secara beruntun.

– Dua gol yang bersarang di gawang Juventus di Liga Champios musim ini tidak ada yang tercipta dari open play (10 pertandingan).

– Gonzalo Higuain hanya mencetak dua gol dalam 24 pertandingan di fase gugur Liga Champions. Di fase grup, dia mencetak 13 gol dalam 38 pertandingan.

– Falcao sudah mencetka 39 gol di Liga Europa dan Liga Champions sejak debutnya pada September 2009 melawan Chelsea. Hanya Robert Lewandowski (41), Lionel Messi (77), dan Cristiano Ronaldo (85) yang punya gol lebih banyak di kompetisi Eropa (kecuali kualifikasi).

About PusatBola

Check Also

borussia-dortmund-vs_4044d39

Real Madrid Mematahkan Rekor Buruk kala Bertandang di Markas Dortmund

Real Madrid mematahkan rekor buruk kala bertandang di Markas Dortmund pada pertandingan babak penyisihan grup …

contact agen bola
  1.     CS 1 -
  2.     CS 2 -
  3.     CS 3 -